Selasa, 30 Oktober 2012

Surat Untukmu


Teruntuk, kau yang disana yang entah masih mengingatku atau tidak.
Bagaimana kabarmu? Sedang apa dirimu? Apakah kau merindukanku? Ku pikir tidak :’) kau pasti sangat senang tanpaku yang biasanya mengusikmu dengan pesan-pesan singkat yang sangat tak penting dan juga telpon yang terus berdering setiap jamnya. Pasti kau merasa tenang, merasa damai tanpaku yang biasanya terus mencarimu. Bagaimana keadaanmu sekarang ini? Pasti lebih menyenangkan :’) benar kan? Wahhh selamat yah, aku turut senang (dalam hati: sebenarnya tidak, aku sangat merindukanmu) did u miss me? I think no. Begitu banyak yang ingin ku beritahukan padamu. Sangat banyak, karena banyaknya aku terlalu bingung untuk memulai darimana. Yang pertama, aku ingin bertanya sadar kah kau telah membuat aku menangis? Tentu saja kau tidak sadar dan bahkan kau tidak peduli ku pikir :”) benar kan? Tentu saja aku benar. Yang kedua, aku menunggumu kemarin, aku membuang terlalu banyak waktu hanya untuk menunggumu. Namun kau tak kunjung datang, kau tak kunjung muncul dihadapanku. Untuk yang satu ini aku yakin kau tak akan perduli. Kemana kau selama ini? Aku mencarimu dan hatimu. Tapi kau berada jauh entah dibelahan dunia mana. Aku tak mengerti apa yang terjadi padamu sehingga dengan sadar atau tidak akupun tak mengerti kau pergi meninggalkanku. Kemana saja kau? Aku sangat kehilanganmu, salah satu hal yang sangat ku takutkan itu terjadi. Dimanapun kau saat ini, sedang apapun kau sekarang aku harap kau membacanya sebentar dan ingat padaku. Aku tak kemana-mana aku masih disini menunggumu, meskipun dengan sisa kekuatanku aku tetap menunggu. Semoga takdir mempertemukan kita kembali :’)

Tertanda,
Dari seseorang yang merindukan dan menyayangimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar