Selasa, 30 Oktober 2012

Untuk kau yang disana


Teruntuk, kau yang disana yang aku sayangi.
Aku tak pernah mengerti apa yang membuatku begitu menyayangimu. Aku juga tak mengerti mengapa hati ini memilihmu untuk ku sayangi, padahal begitu banyak orang yang patut aku sayangi. Namun hatiku memilihmu, aku tak tahu bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa aku menyayangimu. Aku berdoa kepadaNya bahwa kau senang dan kau juga menyayangiku seperti aku menyayangimu.
Aku menyayangimu dengan seluruh hatiku, mungkin terdengar berlebihan. Namun beginilah nyatanya, aku terlalu menyayangimu. Meskipun aku tahu kita tak mungkin bersatu, tapi percayalah aku adalah milikmu. Aku tak tahu apa kau akan menganggap dirimu adalah milikku. Namun, percayalah aku akan menjagamu dengan sepenuh hatiku. Karena aku begitu menyayangimu
                Aku ingin kau selalu ada di dekatku, berada dalam dekapanku meskipun itu terlihat sangat mustahil dan tidak mungkin untuk terjadi. Apakah aku begitu egois untuk meminta hal seperti itu kepadaNya? Yaaaa, aku sangat egois untuk hal seperti ini. Aku begitu takut untuk kehilanganmu. Aku begitu lemah untuk hidup tanpamu. Tolonglah, jangan kau pergi dariku. Karena aku hanya ingin kau, orang yang kusayangi, yang menjadi pemilikku, untuk ada disisiku. Sampai waktu yang menentukannya.
    Tertanda,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar