Teruntuk, kau yang disana yang entah masih
mengingatku atau tidak.
Bagaimana kabarmu? Sedang apa dirimu? Apakah kau
merindukanku? Ku pikir tidak :’) kau pasti sangat senang tanpaku yang biasanya
mengusikmu dengan pesan-pesan singkat yang sangat tak penting dan juga telpon
yang terus berdering setiap jamnya. Pasti kau merasa tenang, merasa damai
tanpaku yang biasanya terus mencarimu. Bagaimana keadaanmu sekarang ini? Pasti
lebih menyenangkan :’) benar kan? Wahhh selamat yah, aku turut senang (dalam hati:
sebenarnya tidak, aku sangat merindukanmu) did u miss me? I think no. Begitu
banyak yang ingin ku beritahukan padamu. Sangat banyak, karena banyaknya aku
terlalu bingung untuk memulai darimana. Yang pertama, aku ingin bertanya sadar
kah kau telah membuat aku menangis? Tentu saja kau tidak sadar dan bahkan kau
tidak peduli ku pikir :”) benar kan? Tentu saja aku benar. Yang kedua, aku
menunggumu kemarin, aku membuang terlalu banyak waktu hanya untuk menunggumu.
Namun kau tak kunjung datang, kau tak kunjung muncul dihadapanku. Untuk yang
satu ini aku yakin kau tak akan perduli. Kemana kau selama ini? Aku mencarimu
dan hatimu. Tapi kau berada jauh entah dibelahan dunia mana. Aku tak mengerti
apa yang terjadi padamu sehingga dengan sadar atau tidak akupun tak mengerti
kau pergi meninggalkanku. Kemana saja kau? Aku sangat kehilanganmu, salah satu
hal yang sangat ku takutkan itu terjadi. Dimanapun kau saat ini, sedang apapun
kau sekarang aku harap kau membacanya sebentar dan ingat padaku. Aku tak
kemana-mana aku masih disini menunggumu, meskipun dengan sisa kekuatanku aku
tetap menunggu. Semoga takdir mempertemukan kita kembali :’)
Tertanda,
Dari seseorang yang merindukan dan
menyayangimu