Minggu, 29 April 2012

mawar di etalase kaca


Dirimu bagai sebuah bunga mawar yang ada dietalase kaca..
Setiap kumelihatmu aku membayangkan dapat memilikimu, menikmati harummu, dan memegang erat tangkaimu..
Saat duri-durimu menusuk jariku begitu dalam, durimu meninggalkan berkas merah dan saat itulah aku tersadar..
Aku tak dapat menahan rasanya, aku tak dapat menahan sakitnya..
Begitu menyakitkan hanya dapat memandangmu dari etalase kaca tanpa bisa menggapai dirimu..
Tapi tak apa, karna aku masih bisa menikmati keindahanmu dari luar etalase kaca..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar